Hey, Bad Boy, Je T’aime

Hey, Bad Boy, Je T’aime

  • 50.000


Aku mencintaimu…

Kalimat sederhana yang pada kenyataannya tak sesederhana itu.

Setiap melihatmu, di dadaku menyimpan angan dan harapan.

Apa kau tak pernah tau?

Ada makna disetiap senyum dan hembusan nafasku saat bersamamu.

Ada hal yang berbeda dari degup jantungku jika itu menyangkut dirimu.

Ada keinginan yang bersemayam saat aku semakin melihatmu.

Aku mengatakan, aku akan melupakanmu disaat otakku terus mengingatmu.

Aku mengatakan, aku tak menyukaimu disaat hatiku sangat ingin memilikimu.

Aku benci jatuh cinta padamu!

Seperti mencintai langit.

Yang hanya dapat kulihat, terkadang terasa dekat.

Namun tak dapat kusentuh dan kuraih.

 

***

Kisah sedih tak berujung seorang gadis bernama Lee Hiu Hwi dimulai ketika ia menyatakan cinta pada sosok adik kelas idola sekolah namun ditolak. Benar! Siapa yang tak akan malu dan sedih, jika ditolak secara terang-terangan dan dengan kalimat kasar?

Waktu terus berlalu dan takdir kembali membawanya untuk bertemu pada sosok pria yang menolaknya di masa lalu; Kyu Hyun! Tak ada banyak yang berubah, Kyu Hyun yang begitu dingin lagi-lagi mempermalukan dan menyakitinya dengan wajah tanpa dosa. Sesuatu yang berasal dari rasa suka itu mendadak berubah menjadi rasa benci yang amat sangat. Benci? Pada kenyataannya, Hiu Hwi malah semakin memikirkan pria itu di setiap harinya.

Kisah cinta masa sekolah ini juga dilengkapi dengan kehadiran Park In Ha, Jung Hye Rin, Kim Yoo Rin yang menjadi sahabat baik Hiu Hwi selama ini. Namun na’as ketiga sahabatnya itu juga menyukai sosok Kyu Hyun. Kisahnya pun semakin seru ketika hadir sosok Jong Won sang play boy super keren yang ternyata kakak Kyu Hyun yang jatuh hati pada Lee Hiu Hwi. Konflik di keluarga Kyu Hyun pun turut memanaskan kisah dalam novel ini, di mana faktanya Kyu Hyun dan Jong Won adalah saudara satu Ayah namun berbeda Ibu.

Ada banyak hal yang akan Tuhan ajarkan, pada saat kau mulai jatuh cinta pada seseorang. Tak hanya tentang senyuman malumu, tak hanya tentang tangis pedihmu. Tetapi, juga tentang disaat kau menangis dengan senyumanmu. Je t’aime!