Surau Hati Sang Kekasih

Surau Hati Sang Kekasih

  • 129.000


Ibrahim adalah seorang pemuda yang lugu dan polos bagi tatapan-tatapan awam. Dia memiliki kakak yang juga seorang pemuda, tetapi memiliki karakter yang berkebalikan dengan Ibrahim. Yusuf, kakaknya, adalah pemuda yang cerdas, berwajah tampan, mudah bergaul, dan memiliki cita-cita yang tinggi menjulang meski mereka lahir dari keluarga sederhana

Benang-benang takdir kadang bertemu dalam satu sulaman. Tetapi, terkadang mencerai-beraikan kain yang sudah tersulam. Demikian pula takdir yang bekerja dari sebuah rumah berdinding papan, berjarak sedang di atas surau Dukuh Seworan; rumah orang tua Ibrahim.

Kisah ini dimulai ketika takdir masih menyatukan apa yang harus bersatu. Cinta, kehangatan, dan kebahagiaan masih menjadi selimut kehidupan keluarga tersebut. Tetapi—seperti kata pepatah—tak ada yang kekal di dunia ini. Begitu pula cinta, kehangatan, dan kebahagiaan. Sungguh, betapa tipis hijab cinta dengan kebencian dan kemarahan, kehangatan dengan dinginnya hati dan pikiran, serta kebahagiaan dengan kesengsaraan dan penderitaan.

Kerlingan mata seorang gadis, harta, kedudukan, dan ambisi berhasil membalik cinta dengan kebencian, sabar dengan kemarahan, dan persaudaraan dengan permusuhan.